13.30 siang Pospol Jati Bunder · 284 usaha dalam radius jalan kaki

Jangan tebak lokasi usaha. Tanya petanya.

SpotOn menghitung usaha yang sudah berdiri, pesaing sejenis, simpul transit, dan tempat yang dijual di tiap kawasan transit Jakarta, lalu menjawab di mana sebaiknya Anda buka usaha dan kenapa.

Buka SpotOn gulir untuk menyusuri satu blok
  • 562 petak kawasan dinilai petak heksagon, jalan kaki 800 m
  • 1.105 titik transit terdata MRT, KRL, LRT, TransJakarta
  • 5.711 gerai usaha terdata dalam radius jalan kaki
  • 13 jenis usaha dinilai kuliner, ritel harian, dan jasa
01 Masalah

Salah pilih lokasi, modalnya yang hangus.

Sekitar stasiun itu tempat dagang paling ramai di Jakarta, dan orang masih memilih lokasi pakai firasat.

  • Ramainya belum pernah dihitung

    Semua tahu kawasan stasiun itu ramai. Tidak ada yang tahu petak mananya.

  • Pesaingnya tidak kelihatan

    Buka kedai kopi di jalan yang sudah penuh kedai kopi itu resep bangkrut.

  • Tempatnya tidak ikut dihitung

    Kawasan bagus yang tidak ada rukonya bukan peluang.

Ramainya tidak rata.

Tiap batang: berapa petak yang punya sekian usaha dalam radius jalan kaki. Kebanyakan sepi, sedikit yang padat.

Sebaran petak menurut jumlah usaha dalam radius jalan kaki.
Angka per kelompoknya
Jumlah petak per kelompok kepadatan usaha
SampaiPetak
sampai 28 usaha35
sampai 56 usaha105
sampai 84 usaha97
sampai 112 usaha75
sampai 140 usaha52
sampai 168 usaha36
sampai 196 usaha24
sampai 224 usaha18
sampai 252 usaha13
sampai 280 usaha3
sampai 308 usaha1
sampai 336 usaha3
02 Data

Tiap petak dihitung sendiri.

Usaha yang sudah berdiri, titik transit, dan tempat yang sedang dipasarkan. Dihitung satu per satu di tiap petak, bukan dikira-kira dari rata-rata kota.

462 petak sudah ada datanya 100 belum ada datanya

Di sebagian kawasan ada catatan dari orang yang datang ke sana.

709 catatan lapangan: struk belanjaan, harga sekali makan, seramai apa tempatnya waktu didatangi, dan tempat yang sedang disewakan. Semuanya ada fotonya, jadi rupa jalannya bisa dilihat dulu.

03 Cara kerja

Satu skor per petak, per jenis usaha.

Cari kawasan yang ramai, pesaing sejenisnya masih sedikit, dan tempatnya ada.

skema, bukan kawasan tertentu

Satu heksagon, satu petak. Tinggi dan warnanya sama-sama skor peluang, diambil dari skor sungguhan kisinya, pada skala yang sama persis dengan peta di dalam aplikasi. Yang cekung dan tidak berwarna kotanya belum disurvei. Lingkaran putus-putus itu jangkauan jalan kaki yang dipakai waktu kisinya dibangun.

0 · kecil 100 · besar

belum disurvei, di luar skala

  1. 1

    Petak sejauh jalan kaki

    Jakarta ditutup kisi heksagon. Yang dinilai cuma 562 petak yang punya titik transit dalam 800 m.

  2. 2

    Tiga data dicocokkan

    Titik usaha, simpul transit, dan tempat yang dipasarkan, masing-masing masuk ke petaknya.

  3. 3

    Dihitung per jenis usaha

    Ramai dikurangi pesaing sejenis, lalu dikali akses transit dan harga tempat.

  4. 4

    Diurutkan, dengan alasannya

    Tiap petak dapat keterangan: kurang dilayani, bersaing ketat, atau sudah penuh.

04 Lihat kawasannya

Setiap kawasan bisa dilihat sebagai maket.

Bangunan, jalan, dan haltenya diambil dari peta dasar yang sama, dipotong seradius jalan kaki, dan bisa diputar. Tiap bangunan berdiri setinggi yang tercatat di petanya.

Setiabudi Astra

05 Tanya petanya

Tanya pakai bahasa sehari-hari, petanya yang berubah.

Sebutkan mau buka usaha apa, dan seluruh kota berganti warna untuk usaha itu. Tidak ada rumus yang harus diisi dan tidak ada istilah yang harus dihafal.

Kenalan dengan Tapak, pemandu Anda.

Tapak yang membaca pertanyaannya, menyusun pencariannya, lalu menjawab lengkap dengan alasannya. Kalimatnya ditulis modelnya, angkanya tidak: tiap angka dihitung mesin skornya dari data, dan angka yang tidak ada di hitungan itu dibuang mesin sebelum sampai ke layar. Kalau satu kawasan belum disurvei, Tapak bilang belum ada datanya, bukan mengarang.

Skor peluang Kedai Kopi, 562 petak, dihitung saat ini juga.
Tapak

Sudah malam. Saya Tapak. Saya sudah keliling 562 petak di sekitar MRT, KRL, LRT, dan koridor TransJakarta. Lagi kepikiran buka usaha apa?

Sebelum menjawab, peta menunjukkan apa yang dia tangkap. Kalau salah tangkap, Anda langsung tahu.

Pertanyaannya contoh. Angkanya tidak: tiap warna dan nilai di sini dihitung mesin yang sama dengan aplikasinya.

06 Untuk siapa

Satu peta, macam-macam keputusan.

  • Pemodal ritel & kuliner
  • UMKM bermodal pas-pasan
  • Calon wirausaha rumahan
  • Tim pembukaan cabang
  • Pemilik & agen properti
  • Pencari lokasi cabang
  • Kedai Kopi
  • Kedai Minuman
  • Toko Roti & Kue
  • Warung & Rumah Makan
  • Gerai Cepat Saji
  • Mie & Bakso
  • Rumah Makan Seafood
  • Restoran Masakan Asing
  • Minimarket
  • Toko Kelontong
  • Laundry
  • Bengkel Kendaraan
  • Apotek

Peta yang menjawab, bukan cuma menampilkan.